MRANTASI Pesantren 2026 Perkuat Peran Pesantren dalam Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi di DIY

TPID DIY    2 minggu yang lalu

YOGYAKARTA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (KPwBI DIY) berkolaborasi dengan Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah DIY menyelenggarakan kegiatan MRANTASI (Masyarakat lan Pedagang Tanggap Inflasi) Pesantren 2026 pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Hotel The Jogja, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan edukasi kepada masyarakat dalam mendukung pengendalian inflasi daerah, khususnya melalui pemberdayaan ekosistem pesantren. MRANTASI Pesantren 2026 diikuti oleh perwakilan pengurus dan santri dari 37 pesantren anggota Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) DIY, serta perwakilan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kabupaten/kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai pentingnya pengendalian inflasi serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai konsep inflasi, faktor-faktor yang memengaruhi perubahan harga, serta peran masyarakat dalam mendukung upaya pengendalian inflasi. Pemahaman tersebut menjadi penting agar masyarakat, termasuk komunitas pesantren, dapat mengambil peran nyata melalui perilaku konsumsi yang bijak, peningkatan produktivitas, serta pemanfaatan potensi pangan lokal. Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan praktik baik kemandirian pangan dari Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Sleman. Pengalaman tersebut menjadi referensi bagi pesantren lain dalam mengembangkan pengelolaan pangan secara mandiri, memberdayakan santri, serta mendorong kegiatan ekonomi produktif di lingkungan pesantren. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan secara berkelanjutan sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Bagi Pemerintah Daerah DIY, penguatan peran pesantren merupakan salah satu langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi pengendalian inflasi hingga ke tingkat komunitas. Pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kemandirian ekonomi. Dengan demikian, pesantren tidak hanya berperan dalam membangun karakter dan kompetensi generasi muda, tetapi juga dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas perekonomian daerah. Melalui penyelenggaraan MRANTASI Pesantren 2026, diharapkan terbangun ruang berbagi pengalaman dan pembelajaran antarpesantren, sekaligus semakin kuat sinergi antara pemerintah daerah, KPwBI DIY, HEBITREN, dan TPID kabupaten/kota se-DIY. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengendalian inflasi, memperkuat kemandirian pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, sinergi lintas sektor diharapkan terus diperkuat agar pesantren dapat mengambil peran yang semakin optimal dalam mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, stabilitas harga dan ketersediaan pangan diharapkan dapat terus terjaga guna mendukung kesejahteraan masyarakat DIY.